1 Jun 2014

Cegah Konflik di Kantor Dengan Komunikasi

Kantor adalah lingkungan dengan tingkat stress tinggi. Oleh karena itu, keterampilan komunikasi yang baik menjadi hal yang vital. Keterampilan komunikasi yang baik dapat membantu Anda dan rekan kerja bisa bekerja lebih efektif, memiliki hubungan tim yang solid, mencegah salah paham dan konflik yang tidak perlu serta memenuhi deadline harian. Berikut adalah beberapa poin yang harus diingat dalam berkomunikasi di lingkungan kantor.

1. Mendengar
Menjadi pendengar yang baik adalah kemampuan utama dalam keterampilan komunikasi. Inti dari berkomunikasi adalah saling bertukar pesan. Tentunya Anda ingin pesan Anda didengar dan dipahami oleh lawan bicara. Begitu pula sebaliknya. Rekan Anda tentu juga ingin didengar dan dimengerti. Mendengar bisa membantu Anda memahami pemikiran rekan kerja. Saat rekan Anda bicara fokuslah untuk mendengarkan. Jika perlu catat poin-poin penting dari apa yang disampaikan oleh rekan kerja.

2. Empati

Bekerja adalah teamwork. Agar kerjasama efektif dan menghasilkan sangat penting untuk membuka diri pada pendapat dan pemikiran rekan Anda. Mendengar dengan rasa empati juga membuat Anda memahami dimana rekan Anda berpihak di suatu isu tertentu. Berkomunikasi adalah proses yang "give and take" jadi terbukalah menerima apapun yang disampaikan rekan Anda. Coba tempatkan diri di posisi rekan Anda untuk memahami pemikirannya. Jika hal ini dilakukan oleh tiap individu di kantor maka alur komunikasi menjadi lancar, pekerjaan pun selesai.

3. Sabar

Bersabarlah dalam menyampaikan pemikiran Anda. Jika Anda menyampaikannya dengan terburu-buru orang lain tidak dapat menangkap pesan yang ingin Anda sampaikan. Begitu pula jika Anda tidak sabar menunggu rekan saat ia bicara, Anda akan kehilangan fokus dan tidak menangkap pesan yang sebenarnya ingin disampaikan. Sampaikan pemikiran Anda secara berurutan. Sampaikan poin Anda satu per satu. Saat tiba giliran Anda untuk mendengar, bersabarlah.

4. Jelas dan "To the Point"

Ketika Anda bicara baik pada rekan kerja, klien maupun bos, bicaralah dengan jelas. "To the point" dan sampaikan apa adanya. Kalau Anda bicara berputar-putar atau tidak yakin dalam menyatakan pesan, lawan bicara akan merasa apa yang disampaikan tidak penting sehingga mereka malas mendengarkan Anda. Anda tidak perlu bicara panjang lebar, apalagi saat bicara pada atasan.

Sebelum meeting, siapkan dan tulis hal penting yang ingin Anda sampaikan. Catatan kecil ini juga berguna sebagai pengingat atau referensi saat bicara sehingga Anda tetap fokus pada inti permasalahan dan tidak kehilangan poin penting yang harus disampaikan.

Jelas dan "to the point" juga berlaku ketika Anda memberi perintah atau tugas  pada bawahan dan rekan kerja lain. Bicara dengan jelas dan "to the point" sangat vital agar rekan kerja atau anggota tim paham apa yang harus dilakukan.

5. Selalu Bersikap Positif

Menjaga sikap kita selalu positif di kantor tidaklah mudah. Rasa marah, kecewa, iri bukan sekedar emosi negatif yang bisa hilang dan menguap begitu saja jika tidak dikelola dengan baik. Emosi-emosi negatif ini bisa melahirkan salah paham dan konflik di kantor.

Cobalah melihat bahwa semua masalah dan kesulitan di kantor adalah tantangan. Lebih baik cari solusi yang bisa dilakukan daripada menjadikannya beban yang menggerogoti kinerja diri kita sendiri dan tim. Jika Anda merasa tertekan di lingkungan kantor, bicaralah pada manager atau atasan Anda untuk mencari solusi dari permasalahan yang sedang Anda rasakan.

6. Perbaiki Diri

Rasa percaya diri dan keterampilan komunikasi yang baik adalah pasangan yang selalu berjalan beriringan. Banyak orang yang secara natural memiliki bakat sebagai pembicara yang bagus. Akan tetapi, latihan tetap dibutuhkan untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan baik kemampuan komunikasi verbal maupun tertulis di lingkungan kerja.

Keterampilan komunikasi efektif dapat dipelajari oleh semua orang. Teruslah melatih keterampilan mendengar, sabar, jelas, positif dan selalu berusaha mengembangkan diri maka Anda akan menjadi lebih baik. Anda mampu bekerja lebih baik dan dapat membuat pekerjaan lancar dan menghasilkan.

Artikel ini diterjemahkan dengan bebas dari tulisan Frank Stuart yang berjudul "Most effective communication skills in the workplace".
Diambil dari http://blog.acpe.edu.au/index.php/careers/effective-communication-skills-workplace/
Diakses pada 28 Oktober 2013 pukul 11.02 wib.

Tim Management Iwel Sastra

Komunikasi, Keterampilan Krusial di Lingkungan Kerja

Komunikasi di lingkungan kerja adalah proses pertukaran informasi baik verbal maupun non verbal dalam organisasi. Sebuah organisasi atau institusi terdiri dari pekerja yang datang dari berbagai latar belakang di masyarakat. Agar semua aktifitas pekerjaan bisa berjalan dengan lancar, keterampilan berkomunikasi yang efektif sangat diperlukan. Menyampaikan pesan atau informasi ke seluruh elemen pekerja adalah kebutuhan organisasi. Tujuan organisasi hanya dapat dicapai melalui komunikasi yang berjalan efektif.

Berikut adalah faktor-faktor yang memengaruhi komunikasi di lingkungan kerja.

Metode Komunikasi
Tiap orang memyerap informasi dengan cara yang berbeda. Untuk memastikan informasi yang disampaikan bisa dipahami oleh semua orang, metode komunikasi yang digunakan harus jelas dan sederhana. Ketika menyampaikan satu informasi, kita bisa menggunakan gambar yang dapat membuat orang lebih mudah memahami hal yang sedang dijelaskan.

Selain itu, gunakan metode komunikasi dua arah. Melalui diskusi, tanya jawab, dan klarifikasi rekan kerja bisa mendapat informasi tambahan yang sesuai dengan kebutuhannya.

Konten
Konten atau isi atau pesan merupakan hal utama dalam komunikasi di lingkungan kerja. Informasi yang banyak dan detil diberikan dengan cara yang harus disesuaikan dengan kemampuan menyerap dari setiap anggota tim kita. Memberikan terlalu banyak detil yang rumit akan membuat rekan kerja semakin bingung dan bosan. Sementara itu, jika kita memberikan terlalu sedikit informasi maka rekan kerja kita tidak akan mampu terlibat jauh dalam satu projek.

Menggunakan jargon atau istilah-istilah yang terlalu khusus juga akan membuat presentasi kita tidak efektif. Sebaiknya hindari menggunakan jargon atau kata dan istilah yang sulit. Apalagi jika kita menggunakannya hanya agar terlihat pintar di hadapan bos atau teman-teman.

Frekuensi
Berapa kali divisi Anda mengadakan meeting setiap bulan? Satu kali? Atau bahkan lebih dari empat kali? Komunikasi formal dalam organisasi seperti meeting jika dilakukan terlalu sering akan sama tidak baiknya dengan jarang dilakukan. Di sisi lain, komunikasi informal walaupun kadang tidak bisa memenuhi seluruh kebutuhan organisasi, tetap memiliki kelebihan tersendiri.

Keseimbangan adalah kunci dalam mengatur frekuensi komunikasi agar organisasi dapat berjalan dan tiap orang memahami tugas serta fungsi pekerjaan. Ada informasi yang bisa langsung disampaikan tanpa harus mengadakan meeting. Bahkan dalam organisasi kita kerap menemukan ada informasi penting yang harus segera disampaikan agar para pegawai bisa segera menginplementasikan dalam pekerjaan sehingga dapat memenuhi deadline ataupun tujuan perusahaan.

Keterampilan

Menyampaikan pesan dan membuat orang paham dengan apa yang kita sampaikan sangat tergantung pada kemampuan kita sebagai komunikator. Keterampilan berkomunikasi seseorang dapat dilihat di berbagai kesempatan seperti saat sedang presentasi, diskusi, rapat rutin dan lain-lain.

Komunikasi yang sukses tidak hanya bergantung pada si komunikator atau si penyampai pesan. Kapasitas dan tingkat kemampuan si penerima pesan untuk memahami informasi yang diberikan juga menjadi kunci sukses atau tidaknya komunikasi organisasi. Oleh karena itu, sangat penting bagi perusahaan untuk memberikan pengetahuan dasar bisnis melalui beragam pelatihan pada para pegawainya.

Artikel ini diterjemahkan dengan bebas dari tulisan berjudul "Workplace Communication" yang diambil dari http://en.wikipedia.org/wiki/Workplace_communication
Diakses pada 28 Oktober 2013 pukul 11.00 wib.

Tim Management Iwel Sastra

29 Mar 2014

Motivator Top Indonesia

Berikut adalah beberapa nama motivator top Indonesia. Sebagai motivator papan atas umumnya para motivator ini memiliki julukan yang merupakan "personal branding" mereka.

Foto : www.forumpwi.com

Bong Chandra
Lahir tahun 1987 dan sukses berbisnis properti dengan membangun proyek perumahan senilai Rp 180 Miliar di usia 22 tahun membuat Bong Chandra dikenal sebagai motivator termuda se-Asia.

Merry Riana
Menjalani pahitnya hidup merantau di negeri singa sebagai mahasiswi Indonesia, Merry Riana mampu mewujudkan mimpi sejuta dolarnya dan dikenal sebagai motivator wanita nomor 1 Asia.

Andrie Wongso
Selalu bisa membuat orang menjadi semangat dan anti loyo dengan "salam sukses luarrr biasa!" Andrie Wongso dikenal sebagai motivator nomor 1.

Mario Teguh
Motivator super adalah julukan untuk motivator yang dikenal melalui acaranya di stasion televisi Metro Tv ini. Salam super menjadi ciri khas Mario Teguh.

Tung Desem Waringin
Dahsyat! adalah kata motivasi khas Tung Desem Waringin yang selalu diucapkannya dengan penuh semangat. Tung Desem Waringin dikenal sebagai pelatih sukses nomor 1. 
 
Iwel Sastra
Iwel Sastra -Stand Up Motivator No 1-
Terkenal sebagai pelopor stand up comedy di Indonesia, saat ini Iwel Sastra juga dikenal sebagai Stand Up Motivator nomor 1 Indonesia. Penulis buku Motivaction Mimpi Atau Mati ini memiliki gaya tersendiri sebagai salah satu motivator terbaik Indonesia. Tidak melepaskan identitasnya sebagai stand up comedian, Iwel Sastra saat menjadi pembicara seminar selalu mampu membalut materi berbobot dengan ringan, lucu dan bertabur humor.

22 Jan 2014

10 Kesalahan Terbesar Dalam Public Speaking

Iwel Sastra Mengajar Public Speaking
10 Kesalahan besar dalam public speaking yang bahkan juga dilakukan oleh para top eksekutif. Kesalahan-kesalahan ini membuat mereka benar-benar gagal sebagai pembicara.

Bagaimana mungkin para eksekutif yang cerdas dan 'business-savvy' bisa membuat penonton mereka tertidur? Hal ini disebabkan para eksekutif ini tidak memahami bahwa berbicara di depan publik merupakan keterampilan yang perlu dilatih. Berbicara selama 20 menit di hadapan orang-orang berpengaruh dengan gemilang bisa jauh lebih berguna untuk meningkatkan karier Anda dibanding bekerja di belakang meja bertahun-tahun.

Rob Sherman, seorang jaksa dan pembicara publik di Columbus, Ohio menulis dalam sebuah artikel di majalah Toastmaster untuk menghindari beberapa kesalahan berikut.

Memulai dengan Ragu
Mulai dengan gebrakan. Mulailah dengan yakin dan langsung berikan penonton gebrakan yang membuat mereka langsung memperhatikan Anda. Berikan penonton data statistik yang mengejutkan, kutipan yang menarik, headline berita, sesuatu yang powerful yang bisa langsung membuat penonton memusatkan perhatiannya pada Anda.
Mengatasi Gugup dalam Public Speaking

Berjarak dengan Penonton
Penonton atau audience ingin bertemu Anda. Jika Anda tidak menyisihkan waktu sebentar saja untuk bersosialisasi dan sekadar mengucap salam sebelum presentasi, Anda akan kehilangan kesempatan untuk meningkatkan kredibilitas di hadapan pendengar Anda.


Gugup
Gunakan apapun teknik relaksasi yang cocok untuk Anda sebelum tampil. Mendengarkan musik, menarik napas dalam-dalam, melemaskan otot bahu adalah beberapa cara sederhana yang bisa membantu melepaskan ketegangan.
Membaca materi presentasi Anda kata per kata hanya akan membuat penonton Anda tertidur pulas. Gunakan kata kunci untuk mengingat hal-hal yang mau Anda sampaikan. Lihat kata kunci di kertas yang Anda bawa sekilas saja, kemudian tatap penonton Anda dan mulai bicara.

Berceritalah
Dalam public speaking, Anda boleh mengutip atau menggunakan kisah orang lain untuk mendukung presentasi Anda. Setelah mengutip atau menceritakan kembali sebuah kisah, masuklah ke pemikiran mendalam Anda mengenai kisah yang sudah diceritakan tadi. Akan lebih menarik jika Anda bisa menceritakan pengalaman Anda sendiri. Sebuah cerita bisa membuat presentasi Anda lebih berkesan.

Bicara Datar
Jangan pernah bicara dengan datar kecuali Anda ingin membuat audience tertidur. Bicaralah dengan semangat. Semakin semangat Anda membicarakan topik Anda, penonton akan semakin tidak bisa mengalihkan perhatiannya dari Anda.

Jangan Akhiri Dengan Tanya Jawab
Asep Suaji di kls public speaking Iwel Sastra
Jangan pernah mengakhiri presentasi Anda dengan sessi tanya jawab. Tetapi, katakan bahwa Anda akan membuka sessi tanya jawab kemudian berlanjut pada poin penutup. Setelah sessi tanya jawab, ceritakan sebuah kisah yang berhubungan dengan tema presentasi, kemudian beri sedikit ringkasan dari poin-poin kunci Anda. Akhiri dengan kutipan yang menggugah atau ajakan untuk melakukan sebuah aksi.

Tidak Melakukan Persiapan
Reputasi Anda dipertaruhkan tiap kali Anda berhadapan dengan audience. Lakukan persiapan dan berlatih hingga Anda yakin Anda bisa memberikan kesan positif yang tak terlupakan.

Tidak Pernah Belajar
Bicara di depan umum adalah keterampilan. Eksekutif yang efektif harus belajar tampil berbicara sebagaimana mereka mempelajari berbagai hal lain untuk menjalankan bisnis mereka.

Diakses pada 16 Januari 2014
Diterjemahkan dengan bebas dari artikel berjudul 10 "Biggest Public Speaking Mistakes, Top executives often fall flat on their faces as speakers" yang dimuat di www.toastmaster.org



21 Nov 2013

Catatan Iwel Sastra Tentang Pentas Komedi Tunggalnya

Hari Sabtu malam, tanggal 23 November 2013 saya akan mengadakan pentas One Stop Comedy : Bersatu Kita Lucu di Graha Bakti Budaya Taman Ismail Marzuki. Alasan mengadakan pementasan ini karena pada 6 Maret 2004 saya bikin show stand up comedy pertama Indonesia di Gedung Kesenian Jakarta. Itu sudah 9 tahun berlalu.

Sekarang di tengah hiruk pikuk stand up comedy, rasanya kurang afdol jika saya tidak mengadakan kembali show tunggal. Gaya stand up comedy saya memang berbeda dengan kebanyakan comic Indonesia. Saya lebih ortodok. Sangat taat pakem Stand up Amerika. Selain stand up comedy, saya juga akan nge Rap. Sudah 20 tahun tidak melakukannya. Tentu saja rap ini saya komedikan.

Saya juga akan membawakan sebuah lagu dari Benyamin S serta akan menyanyikans ebuah anekdot yang pernah saya dengar dari Gus Dur. Saya pernah ditulis oleh @ombril di majalah Hai sebagai MC komedi yang jago nge Rap. Itu tahun 90-an, sudah lama sekali. Berkat tulisan @ombril di majalah Hai itu saya pun laris jadi MC di acara-acara pensi SMA

Hal yang paling sulit adalah selain stand up comedy saya juga akan memainkan ventriloquism, seni suara perut menggunakan boneka. Saya sudah sowan kepada om Gatot Sunyoto sebagai salah seorang pelopor ventriloquist Indonesia yang terkenal dengan boneka Tongki.

Saya sadar, idealisme saya dalam berkomedi kurang ramah rating dan share di televisi. Sebagai agen perubahan, hal ini tidak membuat saya kecil hati. Saya yakin masa depan saya ada di tangan saya dengan bimbingan Allah SWT. Dalam sisa hidup ini, saya hanya ingin melahirkan karya yang bermanfaat bagi orang banyak. Semoga itu bisa menutupi dosa masa lalu.

Pementasan ini semoga bisa menjadi motivasi bagi siapa saja yang punya idealisme dalam berkarya, selalu ada jalan untuk niat baik. Berapa pun jumlah penonton yang nanti hadir, saya tetap bersyukur dengan menampilkan yang terbaik. Semoga ridho Tuhan menyertai.

16 Nov 2013

Apa Itu Ventriloquis

Pada Pentas komedi tunggalnya tanggal 23 November 2013, Iwel Sastra menampilkan jenis komedi baru. Iwel yang sukses membawa jenis komedi Stand Up Comedy ke tanah air melalui pentas perdananya pada 6 Maret 2004 kali ini akan kembali membawa hal baru ke dunia komedi Indonesia. 

Ventriloquisme adalah jenis komedi yang sudah berkembang di Amerika Serikat. Melalui pentas komedi tunggal "Bersatu Kita Lucu" Iwel ingin memperkenalkan ventriloquis sebagai jenis komedi baru.

Ventriloquis berasal dari bahasa latin. Venter artinya perut. Loqui artinya berbicara. Mudahnya, Ventriloquis berarti berbicara dengan menggunakan suara perut.

Ventriloquis seperti yang dikutip dari kamus Merriam-Webster memiliki arti seseorang yang menampilkan kemampuan berbicara dengan suara yang seolah-olah bersumber bukan dari dirinya sendiri, tapi dari sumber lain seperti boneka.

Di Indonesia, Gatot Sunyoto pernah mempopulerkan ventriloquis melalui boneka Tongki. Ria Enes juga sempat populer bersama boneka Susan menyanyikan lagu anak-anak. Iwel melihat di Indonesia belum ada ventriloquis yang bermain dengan cara melawak. Iwel sendiri terinspirasi dari ventriloquis top Amerika Serikat bernama Jeff Dunham. Dunham memainkan lawakan bersama tokoh-tokoh boneka ciptaannya seperti Walter, Peanut dan Achmed.

Akan sangat menarik jika seorang komedian seperti Iwel memainkan 3 jenis komedi seorang diri di atas panggung. Selain akan bermain musik humor dan stand up comedy, Iwel akan menyuguhkan kekuatannya sebagai pelawak verbal yang sudah sejak lama terasah bersama Lewi, boneka yang akan menjadi temannya melawak nanti.



Iwel Sastra Gelar Pentas Komedi Tunggal

Pelopor Stand Up Comedy Indonesia, Iwel Sastra akan melakukan pentas komedi tunggal. Seperti halnya tahun 2004 ketika Iwel memperkenalkan stand up comedy yang masih sama sekali asing untuk masyarakat Indonesia, kali ini Iwel juga akan menampilkan satu hal baru.
Iwel dan Teman melawak barunya, Lewi

Tidak hanya akan menampilkan Stand Up Comedy serta bermain musik humor, Iwel juga akan memperkenalkan ventriloquis. Ventriloquis adalah seni berbicara menggunakan suara perut. Dalam penampilannya sebagai ventriloquis, Iwel akan melawak bersama boneka yang ia beri nama Lewi. 

Pentas Komedi Tunggal Iwel "Bersatu Kita Lucu"
Sabtu, 23 November 2013
Jam 19.00 - 21.00
Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki Jakarta

Harga Tiket
Platinum : Rp 500 rb
Gold      : Rp 300 rb
Silver     : Rp 200 rb
Bronze   : Rp 100 rb


Tiket Pertunjukan bisa dipesan melalui :
WA      0813 1935 1935

BBM    24C43F2F
Online   http://tamanismailmarzuki.com/tiket-tim/
Android TIM-TIBOX
Atau datang langsung ke gedung pentas TIM pada hari H